Sinopsis film 3 Idiots
3 idiots
Tema : Pendidikan dan persahabatan
Amanat : Pendidikan sangat penting untuk meraih cita.
Sahabat itu seperti keluarga.
Belajar itu bias di lakukan dimana saja.
Alur cerita : Campuran
Tokoh : Rancchoddas Shamaldas Chanchad “Rancho”, Farhan Qureshi “Farhan”, Raju Rastogi “Raju”, Viru Shahastrabuddhen “Virus”, Chatur Ramalingam “Chatur”, Pia
Setting
Tempat : Di atas kampus ICE, rumah Rncchodas Shamaldas Chanchad, Shimla, Ladakh
Waktu : 5 September, 10 Tahun, masa lalu, hari pertama, masa depan
Situasi : Lucu dan mengharukan
Penokohan :
Rancho : Baik, bersahabat,
Farhan : Baik, bersahabat, penurut
Raju : Emosional, baik, bersahabat, dan sangat taat beragama
Virus : Kaku, kejam, intolerir, dan pintar
Chatur : Suka memamerkan kekayaan, pelit, sombong
Pia : Baik, galak
Gaya bahasa : Personifikasi
Sudut pandang : Orang pertama pelaku ke 2
Kesimpulan :
Pada suatu hari pada tanggal 5 September Chatur mennunggu Farhan dan Raju di atas kampus ICE (Imperial College Engineering). Saat Farhan dan Raju sampai disana, Chatur langsung memamerkan kekayaannya yaitu sebuah villa yang dia beli seharga 3,5 milyar dan mobir Lamborghini barunya. Kemudian Raju bertanya Kenapa kau memperlihatkan ini semua? Chatur pun menjawab kalau 5 September 10 tahun yang lalu dia sudah berjanji dengan Farhan dan Rancho siapa pun yang paling sukses dia yang menang. Dan akhirnya Farhan pun marah karena sesampai disana dia tidak melihat Rancho. Dan Chatur pun berkata pada farhan kalau Rancho tidak akan datang karena dia tahu kalau saat ini dia sedang berada di Shimla.
Dalam perjalanan ke Shimla Farhan pun mengingat masa lalunya saat dia pertama masuk ke ICE yang merupakan Universitas nomor 1 di Negerinya dan bertemu dengan Raju dan Rancho. Dan mereka dulunya adalah teman sekamar di asramanya semenjak hari pertama menjejakkan kaki di universitas tersebut.Farhan dan Raju adalah mahasiswa biasa yang nilainya pun pas-pasan. Sedangkan dikisahkan seorang Rancho adalah seorang mahasiswa yang jenius dan selalu mengaplikasikan ilmu yang telah dia dapat sebelum maupun saat dia pelajari sewaktu kuliahnya.Mereka menjalani hidup sebagai mahasiswa dan memiliki ikatan persahabatan yang kuat, hingga akhirnya dalam sebuah perjalannya mereka bertemu dengan Pia. Yang merupakan seorang mahasiswi kedokteran dan juga anak dari rektor ICE yang bernama Viru Shahastrabuddhen dan para mahasiswa sering menyebutnya dengan virus komputer. Virus merupakan dosen yang sangat kaku, kejam, intolerir, namun pintar. Dalam sebuah kesempatan, Rancho, mengkritik sistem pengajaran yang dilakukan di dalam kampusnya. Mr. Virus tidak terima dengan kritikan Rancho, dan sejak saat itu, sang rektor sangat benci dengan Rancho. Sebuah kritik yang dilontarkan Rancho adalah bahwa universitas ICE (Imperial College Engineering) yang dia dan kawan-kawannya diami hanya menghasilkan insinyur-insinyur yang hanya pintar bicara, tidak ada topik mengenai penemuan baru tiap harinya, tidak ada penemuan baru yang dihasilkannya tiap tahun, dan metode pengajaran yang mengarahkan mahasiswanya untuk mendapatkan nilai sangat bagus, namun belum tentu bisa mengaplikasinya ilmunya tersebut. Bahkan hanya menghasilkan lulusan yang nantinya bekerja pada perusahaan asing, dengan gaji besar, namun tidak memajukan bangsanya sendiri. Universitas bukan mengajarkan ilmu yang aplikatif namun mengajarkan bagaimana mendapatkan nilai yang bagus. Rancho selalu berkata pada 2 sahabatnya, Farhan dan Raju untuk selalu menjadi diri sendiri, tidak atas dasar paksaan dari orang lain.karena kebahagian datang saat kita menikmati setiap langkah yang kita ambil, kemudian kesuksesan akan menjadi ekses dari langkah kita tersebut. Dalam mengkritik sistem yang kaku di tempat dia kuliah, Rancho, Farhan, dan Raju mengalami berbagai asam manisnya kehidupan menjadi mahasiswa.Tawa dan tangis selalu mereka lewati bersama, hingga akhirnya diceritakan mereka pun lulus kuliah dengan Rancho sebagai mahasiswa terbaik di kampus tersebut.Farhan akhirnya menjadi seorang fotografer profesional, meninggalkan dunia teknik, Raju menjadi salah satu direktur perusahaan asing di India,dan satu lagi kawannya bernama Chatur menjadi seorang pengusaha sukses.Namun, selepas mereka lulus kuliah, Farhan, Raju, dan Pia tidak pernah mendengar kabar mengenai Rancho.
Diceritakan di masa depan, akhirnya Farhan, Raju, Pia, dan ditemani Chatur mencari kabar Rancho hingga melintasi dataran India. Akhirnya mereka menemukan rumah Rancho, bertepatan dengan hari meninggal ayahnya. Namun setelah masuk kedalam rumah itu Raju dan Farhan menemukan Ranchhodas Shyamaldas Chanchad adalah orang lain, bukan Rancho yang salam ini mereka kenal. Kemudian mereka pun bertanya tentang siapa dia sebenarnya,tetapi dia tidak mau menceritakan siapa dirinya dan mengarahkan senapan kearah Farhan dan Raju, sebelum dya menembak Raju pun mengambil abu ayahnya dan mengancam akan membuangnya ke toilet, dan akhirnya dia pun membuang senapannya dan mau menceritakan siapa dia sebenarnya. Dan akhirnya dia pun meenceritakan kalau Rancho teman mereka sebenarnya nama aslinya bukan Rancho tapi Chotte. Dia selalu ke sekolah dengan menggunakan seragam milik Rancho, Chotte sangat senang belajar dan Ranco pun memanfaatkan kesempatan itu, Ranco pun menyuruh Chote untuk mengerjakan semua prnya setiap hari, dan chote pun menerimanya dengan senag hati. Pada suatu hari kepala sekolah Ranco melihat Chote seorang anak kelas 6 mengerjakan soal kelas 10, Chote menggantikan Rancho mengerjakan soalnya. Dan kepala sekolah yang bernama Master-Ji pun mengajak Chote ke rumah Rancho. Mengetahui hal tersebuat ayah Rancho dan Master-Ji membuat sebuah perjanjian. Dengan menyuruh Chotte belajar dengan menggunakan nama anaknya yaitu Ranchhodas Syamaladas Chadchad dan nantinya ijazah yang akan dia dapatkan akan menjadi milik anaknya. Chotte tidak menanggapi hal tersebut karena dia hanya ingin belajar. Itulah sebabnya kenapa pada photo mahasiswa-mahasiswa di Imperial College of Engineering bukan photo Chotte (Rancho palsu) melainkan foto orang lain yaitu orang yang sekarang menceritakan tentang Rancho teman Raju da Farhan. Ranho palsu pun sekarang memulai hidup baru dengan menjadi guru di Ladakh.
Keadaan semakin membingungkan, buat Raju dan Farhan. Setelah mengatahui cerita tersebut. Mereka meculik Pia yang saat itu hendak menikah dengan orang lain. Pia pun ikut serta dalam pencarian Rancho, yang menghilang tanpa jejak padahal ia sangat mencintai Rancho. Sesampainya di Ladakh, mereka mendapati sekelompok anak Ladakhi sangat antusias dan motivasi terhadap ilmu pengetahuan, sementara Chatur hanya mencela bahwa Rancho hanya menjadi seorang guru, bukan pebisnis terkenal. Sampai-sampai hal ini membuat Raju dan Farhan marah, kemudian memplester mulut Chatur dan meletakkannya di belakang Jok mobil. Sementara, Pia berharap Rancho palsu akan kembali bisa menyalakan api cinta mereka yang selama ini terpendam. Setalah bertanya di mana Rancho palsu, akhirnya mereka mennmukannya sedang bermain dengan anak-anak. Rancho sangat terkejut melihat Pia dangang dengan mengunakan Skuter, alih-alih panas ia membuka helmnya berjalan mendekati Rancho. Seperti yang Rancho bayangkan dalam benaknya, bahwa wanita ini adalah jodohnya. Dan kemudian akan menciumnya. Sesampainya di dekat Rancho palsu, bukan ciuman yang ia dapat dari Pia, namun tamparan dan makian Rancho palsu dan kemana saja kau selama ini. Setelah Pia mengetahui cerita dari Rancho palsu mengenai, perjanjiannya dengan keluarga tersebut, jika sudah selesai semua kegiatan belajarnya maka ia harus menghilangkan jejak, termasuk tidak boleh bertemu lagi dengan sahabat-sahabat yang berhubungan dengan dia di masa kuliah. Pia pun mengerti, kemudian menanyai Rancho palsu mengenai perasaannya?. Adakah wanita lain saat ini yang di cintainya?, Rancho menjawab ada!. Dengan raut muka yang sangat kecewa pia, bertanya kembali siapakah wanita tersebut?, Rancho palsu hanya tersenyum, dang mengatakan baha wanita twersebut adalah Pia. Pia mendadak sangat gembira sekali. Ia memeluk Rancho palsu dan menciumnya. Tidak lama, Farhan dan Raju datang, memukuli Rancho palsu. Sampai akhirnya mereka berpelukan karena rindu. Raju dan Farhan kemudian bertanya tentang kebingungan mereka jadi siapa namamu sebenarnya?, Rancho menjawab!, Phunsukh Wangru. Pia terkejut dan berkata Wangru pemilik paten itu, yang sekarang tengah di kejar-kejar pengusaha dari jepang untuk bekerja sama. Chatur datang terakhir, meledek Rancho yang sekarang tidak menjadi apa-apa dan sesukses dirinya. Bahkan ia menuduh Rancho mencuri Pulpen milik Virus, kemudian pergi seolah-olah ia adalah pemenangnya. Setelah agak jauh ia menelepon catur. Di dapati di call alert di hanpho chatur adalah Phunsukh Wangru, yang menelepon. Berbicara sangat sopan Chatur cenderung mengemis. Kemudian Rancho Palsu alias Wangru, mengatakan kepada Chatur : "Bagaimana saya bisa menandatangani kesepakatan kita, jika pulpen saya anda ambil". chatur terkejut dan berbalik arah memohon maaf atas kekeliruannya. Sementara hanya di balas tawa oleh Wangru, Pia, Farhan dan Raju..
Comments
Post a Comment